Tips tuk Psikotest n Interview Kerja

Minggu, 04 Desember 2011

Kamu pernah ga gagal ujian Psikotes ?? Ya, mang banyak yg pernah ngalamin itu, selain Tes pengetahuan Umum dan Bahasa Inggris, Psikotes memang jadi sesuatu yang menakutkan,.

Psikotes memang salah satu tahapan yang harus dilalui oleh calon karyawan baik di instansi pemerintah maupun perusahaan swasta. Tujuannya, untuk mengetahui kepribadian dan potensi serta bakat yang dimiliki calon karyawan. Lebih dari itu, psikotes juga dapat mengukur kecakapan seseorang dalam memecahkan suatu masalah.

Faktor apa saja yang kerap menyebabkan seseorang mengalami gagal dalam psikotes?
Kebanyakan faktor kegagalan dalam psikotes adalah ketidaksiapan dalam menghadapi soal-soal psikotes, apalagi jika psikotes diberikan dalam bentuk soal logika matematika yang menuntut ketelitian dan kecepatan berpikir logis.

terus, apa ajj yang jadi kunci untuk lolos psikotes?
Kunci pertama, ketenangan, kalau mental kalian ga tenang truz panik, otomatis semua pikiran akan lepas landas, mengudara,.
Kedua, buat kalian yang memiliki kemampuan numeralia lemah alias lemot dalam urusan hitung-hitungan, coba deh ikut latihan psikotes sendiri di rumah. Sekarang ini dah banyak lho buku-buku yang menawarkan latihan psikotes beserta latihan soal dan pembahasannya secara lengkap. Materinya juga beragam. Mulai dari tes deret, angka berkolom, sampai aritmetika. Syaratnya, latihan secara rutin, jangan pakai sistem kebut semalam. Besok pagi ujian, malamnya utak-utik soal latihan piskotesnya deh,.
Ke tiga, Jangan lupa sarapan , Lho kok??? Mang apa hubungannya dengan sarapan???  biasanya tes psikotes berlangsung selama seharian, jadi kalau perut keroncongan, cacing-cacing di perut pada demo, kamu ga akan bisa fokus dan konsentrasi penuh saat menjawab soal.

Setelah mengikuti psikotes, biasanya dilakukan Interview atau bahasa lokalnya wawancara, nah beberapa pertanyaan dan tipsnya yaitu,
1. Ceritakan mengenai diri Anda!
Untuk pertanyaan ini, interviewer ingin kamu cerita tentang kekuatan, prestasi, atau segala hal positif yang nyangkut dengan diri kamu. Mungkin kamu terjebak untuk menjawab mengenai hobi saya, saudara dan keluarga saya, hewan piaraan saya, teman dan lain sebagainya. Jawaban itu ga berguna karena tidak akan memberikan manfaat kepada perusahaan.
2. Apakah kelemahan Anda?
Jangan menceritakan tentang hal – hal negatif mengenai diri kamu misalnya pernah pakai narkoba, pernah dipenjara, kalau tiduk ngorok, mabuk, atau misalnya saya tidak bisa kerja di bawah tekanan waktu deadline. Jawaban itu akan membunuh kamu seketika. Yang benar misalnya mengatakan kalau kamu orangnya workaholic. Memang kelihatannya itu adalah sebuah kelemahan tetapi tidak bagi interviewer. Itu semua hanyalah sebuah contoh, jawaban kamu mungkin bisa dalam hal yang lain.

Nah ada lagi nii, PERTANYAAN JEBAKAN, umm,.
Diantaranya,.
Apa yang dapat Anda berikan pada kami ?
Untuk menjawab pertanyaan ini, sebaiknya kamu menyebutkan prestasi yang relevan yang kamu capai.
Sebutkan kemampuan dan hal-hal yang menarik
Beritahukan kami tentang diri Anda!
Ini jenis pertanyaan awalan. Saran dari para ahli,  jangan menghabiskan terlalu banyak waktu untuk menjawabnya. Berikan jawaban yang menjawab empat subjek: tahun-tahun terakhir, pendidikan, sejarah kerja, dan pengalaman karir terakhir, cukup itu ajj,.
Berapa lama Anda akan bersama kami?
Beritahukan pewawancara tentang ketertarikan dan antusiasme berkarir bersama perusahaan yang kamu lamar itu, tapi jangan lupa untuk menyebutkan pencapaian target yang harus dilakukan secara bersama-sama.

Nah ntu sedikit dari saya, itung-itung bagi pengalaman, mudah-mudahan bermanfaat buat kamu,.
Good Luck iiah,.
=)