Curkatkuw pada-Muw

Minggu, 18 Desember 2011
cuRhat aaaah,.


saya bingung deeh,.
orang bilang kalau kita sayang dengan seseorang kita akan membutuhkan orang ybs ada di sisi kita, kita berharap dia ada saat gundah kita maupun bahagia kita,.
tp apa yang saya rasakan?
saya merasa sangat membutuhkannya, saya menginginkan dia ada di sisi saya akn tetapi saya tidak yakin dengan perasaan saya, padahal dia begitu mempedulikan saya,.
di hati kecil saya, saya takut saya akan mengecewakannya, takut kalau-kalau dia selalu ada dan mengerti saya tetapi tidak sebaliknya,


dan akhirnya,
saya memilih untuk mulai menarik diri darinya, dan sampai puncaknya dia marah akan sikap saya, iia saya sangat tahu kalau diri saya ini pengecut, saya memilih untuk lari dari keadaan bukannya mencoba menjalani apa yang ada didepan mata,.
entahlah, saya sangat sangat tahu bahwa saya butuh dia, butuh seseorang yang mau 'meluruskan' saya, yang mau dengan sabar menghadapi dan meluluhkan hati saya agar saya menjadi lebih baik, walaupun saya tau betul hati saya ini terlalu keras (*baca : egois), saya tidak dapat menjanjikan sesuatu di hari kemudian,.


dalam hati kecil ini, selalu bertanya, akankah saya temukan 'imam' yang baik???
yang bisa melimpahkan rasa cintanya untuk saya, bukan semata-mata karena dia mencintai saya, tapi karena begitu besar cinta dia pada Tuhannya (*ALLAH SWT) dan orang tuanya (*terutama ibu). Akankah saya menemukan 'imam' yang bisa mengajak ke Syurga yang ALLAH janjikan, yang bisa membimbing saya untuk selalu, selalu, dan selalu mengingat dan mencintai-Nya??


Terkadang saya berkhayal mungkinkah saya bisa mendapatkan seorang 'imam' seperti Nabi Muhammad SAW yang memiliki akhlak yang luar biasa atau seperti Ali bin Abi thalib yang memiliki keberanian yang tak kalah luar biasa?? hahaha, rasanya ketika saya kembali kealam sadar saya, semua itu tidak mungkin, terlalu tinggi khayalan yang saya miliki sedangkan lihatlah, siapa saya??!! bukan siapa-siapa, hanya seonggok daging yang sering lupa akan Tuhannya, terkadang pula lupa untuk bersyukur atas nikmat yang telah diberikan oleh-Nya, terlalu banyak perbuatan yang ALLAH mungkin tidak suka tetapi saya lakukan, astaghfirullah,.




Tetapi 1 keyakinan saya, ALLAH, Tuhan yang paling mengerti diri kita semua akan selalu memberikan yang terbaik untuk kita semua, Dia tidak akan pernah mendzalimi kita walaupun terkadang kita menyadari bahwa apa-apa yang Dia takdirkan itu adalah karena cinta dan sayangnya Dia ke-kita semua,.